Curug jenggala purwokerto : wisata hits di purwokerto


Kawasan Baturaden Banyumas menyimpan sejuta pesona yang masih alami nan eksotis. Wisata Baturaden dikenal dengan beberapa air terjun yang mendiami kawasan ini. Satu diantaranya adalah Air Terjun Curug Jenggala. 

Sebutan awal Curug Jenggala adalah Curug Tempuan yang berarti pertemuan tiga aliran sungai. Namun atas dasar kesepakatan bersama nama Curug Tempuan berganti menjadi Curug Jenggala dan dikenal sebagai air terjun yang masih alami.

Dikarenakan air terjun masih merupakan kawasan wisata alamai dan dalam tahap pengembangan, maka fasilitas di lokasi air terjun masih sangat minim. Didalamnya hanya tersedia toilet umum dan pedagang makanan kecil yang jumlahnya masih dapat dihitung jari. 

Namun demikian, panorama yang akan disaksikan akan memanjakan mata pengunjung karena masih berupa semak serta pohon rindang. Terdapat satu aksen bangku berbentuk hati yang diletakan dekat dengan air terjun, bangku unik ini biasa digunakan pengunjung untuk mengabadikan momen lewat kamera. 

Selain pemandangan tersebut, Curug Jenggala menampilkan tiga air terjun yang berdampingan melebar untuk memanjakan mata pengunjung. Fasilitas pendukung seperti penginapan sejauh ini belum tersedia, sehingga disarankan bagi pengunjung yang berkeinginan menginap untuk menyewa penginapan di sekitar kawasan Baturaden.

Waktu yang disarankan untuk pengunjung yang ingin menikmati keasrian Curug Jenggala adalah selain akhir pekan. Pada hari-hari kerja air terjun Curug Jenggala lebih sepi pengunjung sehingga anda bisa dengan puas berfoto di lokasi ini tanpa harus antre dengan pengunjung yang lain. 

Selain itu disarankan bagi pengunjung yang berada tidak jauh dari kota Banyumas untuk menggunakan kendaraan roda dua. Hal ini dikarenakan jalan menuju kawasan Baturaden yang masih tergolong sempit sehingga sulit bila berpapasan dengan bus antar kota.

Secara administratif Curug Jenggala berada di Dusun Kalipagu, Desa Ketenger, Kecamatan Baturaden. Kawasan Curug Jenggala sebenarnya masih dalam wilayah milik Perhutani KPH Banyumas Timur. Wilayah ini bisa ditempuh sekitar 4 km dari pusat kota Purwokerto. Sesampainya di loket masuk, pengunjung akan dikenai biaya retribusi sebesar Rp. 5.000,- per orang. 

Kendaraan yang dibawa pengunjung dapat dititipkan di rumah-rumah warga yang memang menyediakan jasa penitipan. Sesudah itu pengunjung harus melewati tracking sekitar 30 menit berjalan kaki di atas tanah liat. 

Oleh karenanya, pengunjung harus kstra hati-hati terutama jika sehabis hujan. Selama melewati jalan ini pengunjung disarankan untuk tetap membawa bekal makanan ringan dan minum dikarenakan penjual asongan yang masih sedikit jumlahnya.

Jika belum puas dengan pemandangan yang ada di Curug Jenggala, pengunjung bisa juga mengeksplorasi kawasan air terjun yang berada dekat  yaitu  Curug Pengantin atau Curug Bayan. Kedua air terjun ini terkenal dengan panoramanya yang indah dan dapat melengkapi  destinasi wisata anda saat berkunjung ke kawasan Baturaden.


Demikian artikel mengenai Air Terjun Curug Jenggala Purwokerto, semoga bermanfaat ya !
Facebook Comments

0 komentar